Bethany Sydney
← Semua khotbah

Minggu, 17 Mei 2026

ZOE

Ps. Andri Wihandono

Transkrip

Yesus berkata "Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan” (Yohanes 10:10). Dalam konteks ini, “pencuri” merujuk kepada gembala atau pemimpin palsu yang menyesatkan umat Tuhan.

Namun, iblis dipandang sebagai dalang utama di balik semua tipu daya tersebut, sebab Yohanes 8:44 menyebut iblis sebagai “bapa segala dusta.” Sejak di Taman Eden, iblis telah memakai dusta untuk menjauhkan manusia dari Allah dengan membujuk Hawa agar meragukan firman Tuhan.

Iblis digambarkan bekerja seperti pencuri, yaitu diam-diam, licik dan tidak mudah dikenali. Ia tidak datang dalam bentuk menyeramkan seperti dalam film, melainkan melalui hal-hal kecil yang tampaknya biasa.

Contoh yang paling umum adalah bagaimana seseorang yang berniat pergi beribadah dapat perlahan-lahan kehilangan semangat rohaninya karena ketiduran, kepahitan terhadap jemaat lain, karena hiburan di internet atau tuntutan pekerjaan. Sedikit demi sedikit, iblis mencuri sukacita, disiplin rohani dan hubungan intim dengan Tuhan tanpa kita sadari.

Tujuan pencuri bukan hanya mencuri, tetapi juga membunuh dan membinasakan. Iblis ingin menghancurkan area-area penting dalam hidup manusia, seperti hubungan suami-istri, keluarga dan antar jemaat. Dengan ini maka kita tidak lagi memiliki pengharapan dan masa depan.

Kebinasaan adalah sesuatu yang masih ada bentuknya tetapi kehilangan fungsi dan makna. Pasangan suami istri yang masih tinggal serumah tetapi hidup tanpa kasih, tidur di kamar terpisah dan hanya berkomunikasi melalui anak-anak mereka adalah salah satu contoh dari kebinasaan.

Namun, bagian kedua Yohanes 10:10 membawa pengharapan besar. Yesus datang supaya manusia memiliki hidup dalam segala kelimpahan. Hidup berkelimpahan bukan sekadar kecukupan kebutuhan atau kekayaan materi.

Hidup berkelimpahan yang dimaksud Yesus berasal dari kata Yunani “Zoe” yaitu kehidupan ilahi yang berasal dari Allah sendiri. Kata yang sama dipakai dalam Yohanes 3:16 tentang hidup kekal dan dalam pernyataan Yesus sebagai "jalan, kebenaran dan hidup” (Yohanes 14:6).

Zoe adalah kehidupan yang memberi pemulihan, pengharapan, kekuatan dan identitas sejati. Kehidupan ini tidak bergantung pada keadaan eksternal atau suasana hati, tetapi bekerja dari dalam hati orang percaya.

Zoe memampukan seseorang untuk tetap memiliki damai sejahtera dan sukacita bahkan di tengah penderitaan, kehilangan dan kematian.

Zoe juga menekankan pentingnya untuk memiliki hubungan vertikal dengan Tuhan dan hubungan horizontal dengan sesama orang percaya. Kehidupan rohani dapat bertumbuh melalui doa, membaca firman dan persekutuan dengan sesama orang percaya, seperti yang ditunjukkan oleh 120 orang percaya yang sehati menantikan Roh Kudus di Yerusalem.

Kita harus sadar bahwa Yesus hadir bagi semua orang, tanpa memandang profesi, usia ataupun keadaan hidup. Yesus mengorbankan hidup-Nya agar setiap orang dapat menerima Zoe, yaitu kehidupan ilahi yang penuh, bermakna dan berkelimpahan di dalam Tuhan.

Jesus ABANDONED His life so we can have an ABUNDANT life.

Tuhan Yesus memberkati.