Bethany Sydney
← Beranda

Renungan Harian

Santapan rohani harian

Minggu, 23 Agustus 2026

MurkaNYA Akan Dicurahkan

“Yehezkiel 7; Ibrani 9:27”

"Aku tidak akan merasa sayang kepadamu dan tidak akan kenal belas kasihan, tetapi Aku akan membalaskan kepadamu selaras dengan tingkah lakumu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji akan tertimpa atasmu. Maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN." (Yehezkiel 7:4)

Kisah nyata berikut ini disampaikan oleh seorang pelayan Tuhan yang mengetahui semua situasi itu.

Ada seorang wanita muda yang dibesarkan dalam keluarga Kristen yang taat, namun dia lebih memilih memiliki jalan yang bertolak belakang, karena wanita ini lebih memilih jalan dunia yang penuh dengan gemerlap dosa.

Mamanya yang begitu rohani berkali-kali menasihati dan mencoba meluruskan anaknya kembali, tetapi tampaknya sia-sia bahkan dia semakin hidup jauh dari Tuhan.

Suatu saat dia mengalami sakit yang parah. Semua pengobatan sepertinya tidak ada hasilnya. Harapan untuk sembuh sudah tidak ada lagi. Lagi-lagi keluarganya mencoba membawanya kepada jalan pertobatan, tetapi lagi-lagi hatinya masih keras.

Pada suatu malam dia tiba-tiba terjaga dari tidurnya. Dalam ketakutan itu dia berteriak kepada mamanya, "Ma, apakah isi ayat Yehezkiel 7 ayat 8 dan 9?"

"Ada apa sayang," kata mamanya.

Wanita muda ini menjawab kalau dia mengalami mimpi buruk. Seolah-olah ada seseorang di dalam ruangan itu yang berkata kepadanya, "Bacalah Yehezkiel 7 ayat 8 dan 9."

Dengan bergegas mamanya mengambil Alkitab dan membacakannya, "Sekarang dengan segera Aku akan mencurahkan amarah-Ku atasmu dan melampiaskan murka-Ku kepadamu, Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah lakumu dan membalaskan kepadamu segala perbuatan-perbuatan yang keji. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan; selaras dengan tingkah lakumu akan Kubalaskan kepadamu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji akan tertimpa atasmu. Maka kamu akan mengetahui, bahwa Aku, Tuhanlah, yang memusnahkan."

Wanita muda ini dengan mimik ketakutan membenamkan wajahnya di atas bantal. Dalam keadaan keletihan dan kepayahan dia sadar bahwa sebentar lagi dia akan berada di kekekalan, apakah surga atau neraka!

Renungan : Setiap manusia akan menghadapi kekekalan, entah di surga atau neraka. Sebentar lagi Tuhan akan mencurahkan geram-Nya ke atas manusia yang tidak taat. Saya berharap kita semua lolos dari murka Allah.

Penghukuman itu pasti tiba; celakalah manusia yang tidak pernah bertobat dari dosa-dosanya.

Bagikan renungan ini: WhatsApp Salin tautan