Senin, 3 Agustus 2026
Ditelanjangi TUHAN
“Yeremia 49:7-22; Efesus 5:11”
Ada kejadian mengerikan menimpa seorang gadis remaja saat ia asyik bermain ski es, sebab air danau yang mulanya membeku tiba-tiba mencair dan membuatnya tercebur ke dalam danau yang suhunya kurang lebih minus 13 derajat celcius. Ia berusaha berenang ke tepian baju yang tebal dan perlengkapan ski es yang masih melekat pada tubuhnya menghambat pergerakannya, akhirnya ia mulai terserang hipotermia, dan tenggelam, beberapa orang yang melihat kejadian itu mengusahakan pertolongan, 15 menit kemudian datanglah regu penolong. Setelah melakukan berbagai upaya akhirnya sang gadis bisa diangkat dari danau itu. Secepatnya gadis itu di bawah ke mobil yang dilengkapi dengan termo pemanas, saat itu juga dengan cepatnya, paramedis segera membuka pakaian gadis itu, sampai tidak ada sehelai kain pun di tubuhnya, prosesnya tidak lebih dari sepuluh menit, setelah itu segera dikenakan pakaian baru dan diberikan selimut hangat. Hal ini dilakukan bukan untuk mempermalukan gadis itu, tetapi demi proses sebuah penyelamatan. Demikian halnya, perhatian Tuhan di dalam hidup kita, tidak ada satupun perbuatan kita di dunia ini tersembunyi dari pengamatan mata Tuhan. Jadi kalau ada orang Kristen saat ini hidup di dalam dosa dan kejahatan, seperti : perzinahan, kebencian, iri hati, dengki, tidak mau mengampuni, terlibat dalam obat-obatan terlarang atau terlibat tindakan korupsi, maka cepat-cepatlah bertobat. Sebab jika tidak maka jangan-jangan bisa tenggelam dan terkena hipotermia dosa, kalau tidak tertolong, pastilah mati. Coba simak efesus 5:11 : “janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.” Sekali-kali jangan pernah mencoba atau ambil bagian dalam melakukan dosa, sebab sekali terjebak kita akan sulit keluar. Memang sesaat tawaran dosa menggiurkan, tetapi lobang maut menanti dengan pasti di balik hal yang menggiurkan itu. Renungan : Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup (Roma 8:13). Karena itu biarlah hidup kita terbuka di hadapan Tuhan. Sikap yang terbuka di hadapan Tuhan menunjukkan sikap hormat kepada Tuhan yang maha kudus.