Transkrip
Hidup adalah anugerah dari Tuhan yang begitu berharga. Meskipun perjalanan hidup tidak selalu mudah dan sering kali penuh dengan likuliku, setiap hari yang Tuhan berikan tetap merupakan sebuah anugerah.
Film Viva La Vida yang artinya “Hiduplah dengan Semangat” mengangkat kisah nyata dua orang muda yang harus menjalani kehidupan di tengah penyakit serius yang mengancam hidup mereka dan ketidakpastian tentang masa depan. Dari kisah di film ini, kita bisa belajar bahwa hidup yang rapuh ini seharusnya membuat kita semakin menghargai setiap hubungan dan setiap kesempatan yang Tuhan berikan setiap hari.
Kehidupan yang sesungguhnya memiliki tawa maupun tangis, mukjizat dan penantian, kesehatan dan sakit penyakit. Karena itu, kita tidak seharusnya menunggu kehilangan seseorang ataupun sesuatu sebelum menyadari akan nilainya. Setiap pagi, setiap napas dan setiap detak jantung adalah anugerah Tuhan karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok dan hidup ini seperti uap yang sebentar terlihat lalu lenyap (Yak 4:14).
Tapi Tuhan bukan hanya memberikan kehidupan, sebagai anak-anak Allah, kita juga mengalami pemeliharaan Tuhan. Seperti yang ditulis di Yoh 10:10, Yesus datang supaya manusia mempunyai hidup dalam segala kelimpahan. Hidup berkelimpahan bukan sekedar kekayaan atau keberhasilan, tetapi hidup yang memiliki tujuan, kasih, panggilan pelayanan dan pengenalan akan Allah.
Dalam kehidupan akan ada musim di mana kita akan melewati lembah kekelaman, tetapi Tuhan berjalan bersama kita (Maz 23:4). Allah hadir ketika kita bersukacita maupun menangis, ketika doa dijawab maupun ketika kita masih menunggu. Roh Kudus di dalam kita yang memberikan kekuatan, keberanian, penghiburan dan pengharapan.
Sebagai pengikut Kristus, iman adalah salah satu faktor penting yang tidak terlepaskan. Tetapi iman tidak bergantung pada hasil yang kita inginkan, melainkan iman kita hanya kepada Kristus.
Film Viva La Vida juga menggambarkan bahwa manusia tidak dirancang untuk hidup sendirian, seperti Allah menciptakan Adam dan Hawa. Hubungan yang berdasarkan Kristus dapat mengubah sebuah hubungan yang awalnya transaksional menjadi kehidupan yang penuh kasih. Demikian pula sebagai anggota tubuh Kristus, gereja dipanggil untuk saling menopang dan menguatkan, bukan menghakimi atau tutup mata.
Setiap kita memiliki waktu yang terbatas, oleh karena itu marilah kita memiliki hidup dengan tujuan hari ini juga dengan mengasihi, mengampuni, berdoa, melayani, beribadah, memberi dan memberitakan Kabar Baik. Kita tidak tahu berapa lama waktu yang tersisa, tetapi kita tahu bahwa hari ini adalah hari yang Tuhan percayakan kepada setiap kita.
Tetaplah bersemangat menjalani kehidupan bersama Tuhan. Bawalah setiap ketakutan, penderitaan, masalah maupun masa depan kepada Yesus, sebab Dia datang agar kita mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
Viva La Vida!
Hiduplah dengan Semangat! Tuhan Yesus memberkati.