Bethany Sydney
← Semua khotbah

Minggu, 26 April 2026

WHILE WAITING FOR GOD'S PROMISE

Ps. Natanael Ferry S

Transkrip

Kehidupan iman tidak pernah terlepas dari proses menunggu. Menunggu sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak menyenangkan, bahkan dipandang sebagai pemborosan waktu. Namun dalam perspektif rohani, “ruang tunggu” justru menjadi tempat di mana Tuhan bekerja membentuk iman dan karakter seseorang.

Melalui kisah Yosua dan runtuhnya tembok Yerikho dalam Yosua 6, terlihat bahwa janji Tuhan sering kali sudah dinyatakan, tetapi belum langsung digenapi secara instan. Tuhan berkata bahwa Yerikho telah diserahkan, yang berarti secara rohani kemenangan itu sudah diberikan. Namun secara nyata, Yosua tetap harus melalui proses dan menghadapi kondisi yang secara manusia tampak mustahil. Hal ini menunjukkan bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia, tetap mungkin bagi Tuhan.

Yang pertama, penting untuk memegang janji Tuhan. Dalam berbagai situasi kehidupan yang tampak seperti “Yerikho” - baik itu masalah besar, keadaan yang sulit, atau doa yang belum terjawab iman harus tetap berpegang pada janji Tuhan. Janji tersebut bukan berasal dari perasaan atau keinginan pribadi, melainkan dari firman Tuhan yang pasti dan tidak berubah. Karena itu, pengenalan akan janji Tuhan hanya dapat diperoleh melalui kedekatan dengan firman-Nya.

Yang kedua, janji Tuhan menuntut iman dan ketaatan penuh. Ketaatan tidak selalu dapat dipahami dengan logika manusia. Perintah Tuhan kepada Yosua untuk mengelilingi kota bukanlah strategi yang lazim. Namun kemenangan tidak datang dari strategi manusia, melainkan dari ketaatan yang total kepada Tuhan. Iman sejati justru diuji ketika belum ada perubahan yang terlihat. Ketekunan dalam melakukan kehendak Tuhan menjadi kunci untuk melihat penggenapan janji-Nya.

Yang ketiga, penting untuk melibatkan Tuhan secara aktif dan tidak berhenti beriman. Kehadiran Tuhan dilambangkan melalui Tabut Perjanjian yang selalu menyertai perjalanan bangsa Israel. Ini menegaskan bahwa kemenangan tidak diperoleh dengan kekuatan sendiri, melainkan melalui penyertaan Tuhan. Selain itu, tiupan sangkakala melambangkan deklarasi kemenangan iman yang terus-menerus. Iman tidak hanya disimpan dalam hati, tetapi juga dinyatakan melalui perkataan, doa, dan pujian yang berkelanjutan.

Yang keempat, janji Tuhan pasti digenapi. Proses yang panjang bukanlah tanda bahwa Tuhan tidak bekerja, melainkan bahwa Tuhan sedang bekerja secara mendalam dan sempurna. Waktu Tuhan tidak pernah terlambat dan tidak pernah terburu-buru. Penggenapan janji terjadi ketika iman, ketaatan, dan ketekunan dipertahankan sampai akhir.

Dengan demikian, proses menunggu bukanlah sesuatu yang sia-sia, melainkan bagian penting dalam perjalanan iman. Ketika seseorang tetap memegang janji Tuhan, hidup dalam ketaatan, melibatkan Tuhan dalam setiap langkah, dan terus beriman tanpa menyerah, maka pada waktunya setiap janji Tuhan akan digenapi dengan sempurna.

Tuhan Yesus Memberkati.