Bethany Sydney
← Semua pesan

Minggu, 16 Agustus 2026

KEMERDEKAAN SEJATI

Oleh Freddy Budisantoso

Setiap tanggal 17 Agustus, kita memperingati hari ulang tahun kemerdekaan negara Republik Indonesia yang kita cintai. Kita harus mengucap syukur bahwasanya pada saat masih banyak bangsa yang terus berjuang dan berperang untuk dapat melepaskan diri dari penjajahan bangsa lain, TUHAN telah menganugerahkan kemerdekaan dan kedaulatan penuh bagi bangsa Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia, kita memang telah terbebas dari belenggu penjajahan bangsa lain. Namun, sebagai orang percaya, ada sebuah dimensi kemerdekaan lain yang juga sangat penting, yaitu kemerdekaan di dalam Kristus. Rasul Paulus dalam Galatia 5:13 dengan lantang mengingatkan kita: Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih. Kemerdekaan rohani di dalam Kristus memiliki makna bahwa kita sudah dimerdekakan dari kutuk dosa, yaitu maut dan kita dimerdekakan untuk melayani sesama dalam kasih. Tetapi sangat disayangkan karena saat ini masih banyak orang percaya yang belum benar-benar mengalami kemerdekaan rohani. Sekalipun mereka telah lama menjadi pengikut Kristus, tetapi kehidupan mereka masih terbelenggu oleh dosa atau masih dikuasai oleh kebencian, dendam, sakit hati dan iri hati. Sebagai penerima anugerah keselamatan yang begitu mulia, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak menggunakan kemerdekaan rohani sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, sebaliknya kita harus mengisi kehidupan ini dengan melakukan apa yang berkenan kepada TUHAN. Kehidupan kita harus menghasilkan buah-buah pertobatan yang dapat menjadi kesaksian dan membawa banyak jiwa untuk menerima TUHAN Yesus sebagai Juruselamat. Kemerdekaan rohani yang sejati selalu melahirkan dampak keluar, bukan hanya ke dalam diri kita. Kita harus menyadari bahwa kemerdekaan dalam Kristus juga memberikan sebuah tanggung jawab untuk melayani sesama dalam kasih. Karena TUHAN Yesus juga telah memberikan teladan bahwa DIA datang ke dalam dunia bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani. Pelayanan yang memuliakan nama TUHAN dan yang dapat menjadi berkat bagi sesama harus selalu digerakkan oleh kasih Kristus. Dalam pelayanan ada banyak perbedaan dan banyak tantangan, tetapi semuanya itu akan menjadi indah bila pelayanan kita dimotivasi oleh kasih Kristus. Kemerdekaan dalam Kristus dan tanggung jawab yang kita miliki adalah bagaikan dua sisi mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan. Kemerdekaan yang melekat pada diri orang percaya tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab untuk menjaga kekudusan dalam hidupnya dan untuk melayani sesama. Hal ini menjadi sangat penting karena suatu hari kelak, kita semua harus mempertanggungjawabkan apa yang telah kita perbuat dalam hidup kita di hadapan TUHAN. Gal 5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan. Selamat merayakan kemerdekaan sejati. Kristus telah memerdekakan saudara dan saya, maka hiduplah sebagai orang yang benar-benar merdeka ! Tuhan Yesus Memberkati.